3 Maret 2025 — Seskab Teddy melakukan inspeksi ke Wisma Atlet Kemayoran yang sedang direvitalisasi. Dari total 10 tower, tiga di antaranya sudah siap dihuni dengan jumlah 7.426 unit. Kunjungan ini menandai langkah serius pemerintah dalam mengelola aset negara.
Menurut Seskab Teddy, proyek ini adalah simbol efisiensi. Wisma Atlet yang sebelumnya jadi pusat isolasi kini diubah menjadi hunian yang bisa dimanfaatkan masyarakat. “Aset negara tidak boleh terbengkalai,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya kualitas renovasi. Hunian, katanya, bukan hanya soal dinding dan atap, tetapi juga fasilitas yang nyaman dan aman. Karena itu, detail teknis diperiksa langsung agar masyarakat mendapat manfaat nyata.
Kehadiran Seskab Teddy di lapangan menunjukkan gaya kepemimpinannya yang hands-on. Ia tidak hanya menerima laporan tertulis, tetapi juga memastikan progres dengan matanya sendiri.
Setkab, tambahnya, akan terus memantau proyek ini hingga tuntas. Ia ingin memastikan jadwal, anggaran, dan kualitas sesuai perencanaan. Transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci agar revitalisasi ini tidak sekadar proyek, tetapi warisan jangka panjang.
Dengan langkah ini, Seskab Teddy memperlihatkan bahwa teknokrasi berarti memanfaatkan setiap aset negara untuk kesejahteraan rakyat.