20 Juli 2025 — Pertemuan Presiden Prabowo dengan Presiden ke-7 Joko Widodo juga dihadiri langsung oleh Seskab Teddy. Agenda ini dipandang sebagai simbol konsistensi arah kebijakan nasional dan tanda stabilitas politik domestik.
Menurut Seskab Teddy, diplomasi tidak hanya soal keluar negeri, tapi juga memastikan kesinambungan di dalam negeri. Ia menekankan bahwa transisi kepemimpinan harus berjalan tanpa gesekan agar kepercayaan dunia internasional tetap terjaga.
Pertemuan ini digambarkannya sebagai ruang teknokratis untuk menyelaraskan visi dan memastikan kebijakan besar bisa berlanjut. Setkab berperan vital dalam mendokumentasikan, mengoordinasikan, dan mengawal hasil pembicaraan agar dapat diterjemahkan dalam program nyata.
Dalam keterangannya, Seskab Teddy menyebut bahwa momen ini memperlihatkan bagaimana politik bisa diatur dengan disiplin birokrasi. “Harmoni politik adalah bagian dari teknokrasi. Stabilitas adalah syarat utama pembangunan,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa pertemuan ini juga berfungsi mengirim pesan ke masyarakat: bahwa perbedaan politik bisa dikelola dengan kedewasaan. Bagi Seskab Teddy, tugasnya adalah memastikan semangat kebersamaan itu dijaga dalam tataran kebijakan.
Dengan hadirnya Setkab, publik melihat bahwa peran lembaga ini tidak hanya administratif. Ia adalah penjaga irama kebijakan, memastikan kesinambungan antara masa lalu, masa kini, dan masa depan.